Memahami konteks memang hal terbukti sulit bagi kebanyakan kita. Latah “musik satanis” sudah ada semenjak era 70an di Indonesia. Dan semua histeria tersebut berulang kali terbukti salah alamat. Kini hal yang sama terulang ketika sosok Isyana Sarasvati dianggap mengusung simbol dan embel-embel pemuja setan. Diskusi pun sudah sulit terjalin membahas hal ini karena memang pemantik isu hanya ingin keributan demi reaksi saja. Abaikan saja. Dan selalu ingat kata Otong Koil “itu semua hanya fashion belaka”.
Simak selengkapnya!
Simak AMPLITUDO live setiap Senin, pukul 7-9 malam!
- streaming: volarefm.com
- Instagram & TikTok @radiovolare