Oleh: MinBae @noisybae
Gak pake lama setelah mereka manggung di Sore Showre, band ini langsung MinBae boyong ke AMPLITUDO. Yes, mereka adalah Jar of Pickles. Yoman gak iki? š“
Band reggae ini berdiri sejak 2022, diinisiasi oleh Danzio dan Hanif yang memang dari awal pengen bikin proyek reggae. Fun fact-nya, Danzio awalnya pemain bass, tapi akhirnya banting setir jadi vokalis setelah vokalis mereka keluar tepat sebelum manggung. Kepepet tapi malah jadi jalannya. š¬
Panggung pertama mereka juga unik. Danzio menginisiasi sebuah acara intim di tepian Sungai Kapuas sebagai debut Jar of Pickles. Reggae di pinggir Kapuas? Yoman banget. Dan mereka langsung berani bawain lagu sendiri.
Nama Jar of Pickles sendiri diambil dari filosofi setoples acarāsesuatu yang melewati berbagai proses sampai akhirnya jadi rasa yang utuh.
Formasinya sekarang diisi Hanif (Guitar), Yogi (Guitar), Rio (Bass), Danzio (Vocals), WG (Percussion), Norman (Drum), dan Wikry (Trumpet). Menariknya, semua personelnya punya band dan proyek lain: ada yang main metal, folk, musik tradisi, sampai pop punk. Jar of Pickles jadi semacam ruang penyegaran buat mereka.
Proses kreatif mereka juga santai: jamming dulu baru jadi lagu. Februari lalu mereka merilis single pertama berjudul āI Wish I Couldā, tentang seseorang yang ingin mengulang waktu ke masa ketika semuanya masih baik-baik saja. Curhat? Bisa jadi.
Dan kata Danzio waktu siaran kemarin, dia memang lebih mudah menumpahkan perasaan lewat musik reggae. Lagipula menurut UNESCO, reggae adalah musik pembawa pesan perdamaian.
Kalau hidup lagi ruwet, mungkin jawabannya simpel: reggae dulu aja. Yoman.
Simak AMPLITUDO live setiap Senin, pukul 7-9 malam!
- streaming: volarefm.com
- Instagram & TikTok @radiovolare