Oleh: JAKA PRAKASA
SINGLE REVIEW – “BAND APA INI???”
Reaksi spontan setelah mendengar lagu @metasuaseraya untuk pertama kali. Menyebut Metasua sebagai band, seakan menihilkan usaha eksplorasi dalam karya mereka. Tapi mengelompokkan ke dalam spektrum proyek eksperimental – elemen serta melodi lagu Metasua masih berada dalam koridor pop kontemporer.
“Jadi? Entitas apa ini?”
Setelah berbincang banyak dengan para personil Metasua, individu-individu brilian dengan kedisiplinan kesenian yang berbeda-beda, perlahan memahami, Metasua Seraya performing arts.
Musuh terbesar dari kreativitas adalah konsistensi. Menjaga dua pendulum ini berjalan beriringan adalah hal yang pelik. Kehadiran sosok @iqbl404 sebagai mentor-cum-manager banyak membantu mengarahkan energi untuk menghasilkan hal yang positif.
Apakah kehadiran Metasua Seraya dapat dijadikan parameter semakin terbukanya ruang kreasi sebagai wadah kreativitas di Pontianak? Terlalu awal untuk mengambil kesimpulan.
“Pengembala Dosa” sudah bisa Bujang Dare dengarkan di gerai musik digital.
Always support your local movement, bands and businesses.
Like / Share / Purchase.