FOTISMINI: The Strokes

Kalau Bujang Dare suka band-band indie rock zaman sekarang, kamu harus sungkem sama band satu ini. Lahir di New York City pada akhir 90-an, The Strokes adalah penyelamat kancah garage rock revival dunia. Musik mereka yang mentah, ritem gitar yang saling bersahutan, dan vokal yang cuek sukses mengubah arah musik dunia di awal era 2000-an!

Sejak awal terbentuk hingga puluhan tahun berjalan, formasi mereka tidak pernah berubah sama sekali:

  • Julian Casablancas: Sang vokalis berkarakter distorsi & penulis lagu jenius.
  • Albert Hammond Jr. & Nick Valensi: Duo gitaris yang ritemnya saling mengunci.
  • Nikolai Fraiture: Penjaga groove seksi pada bass.
  • Fabrizio Moretti: Si penabuh drum dengan ketukan konstan & bertenaga.

Kabar penting buat Bujang Dare! Album studio ketujuh mereka yang sangat dinanti, Reality Awaits, baru saja resmi ditunda sebulan dari jadwal awal Juni menjadi 24 Juli. Ditambah lagi, gitaris Nick Valensi kabarnya sedang rehat sejenak dari jadwal tur. Tapi tenang, mereka baru saja mengumumkan homecoming show raksasa di New York pada Oktober nanti bareng Beach House dan TV on the Radio!

Sepanjang perjalanan kariernya, The Strokes sudah menancapkan taringnya lewat album-album krusial:

  • Is This It (2001) & Room on Fire (2003): Dua mahakarya awal yang mengubah sejarah musik rock.
  • First Impressions of Earth (2006), Angles (2011), & Comedown Machine (2013): Era eksplorasi bunyi baru.
  • The New Abnormal (2020): Album pemenang Grammy yang membuktikan magis mereka belum habis.

Dampak album debut Is This It luar biasa masif. Musisi dunia seperti Alex Turner (Arctic Monkeys) terang-terangan mengaku bahwa ia belajar menulis lagu karena terobsesi dengan The Strokes. Band besar lain seperti Franz Ferdinand, Kings of Leon, hingga The Killers juga lahir karena terinspirasi oleh cetak biru musik yang dibawa Julian dkk!

Pengaruh The Strokes tidak cuma soal distorsi, tapi juga visual. Gaya berpakaian mereka—jaket kulit belel, celana jins ketat berpola acak-acakan, kaus band vintage, dan sepatu Converse usang—menjadi seragam wajib anak band indie global hingga hari ini. Mereka sukses mendefinisikan arti kata “keren yang gak ribet” di atas panggung!

Trivia

  • Rekaman Paling Unik: Di album debut mereka, Julian Casablancas sengaja bernyanyi lewat amplifier gitar kecil merek Peavey demi mendapatkan efek suara vokal yang pecah, kotor, dan terdistorsi khas telepon tua.
  • Formasi Abadi: Mereka adalah salah satu dari sangat sedikit band rock dunia yang personilnya awet dan tidak pernah ganti formasi sejak hari pertama rilis album di tahun 2001!

Playlist Starter Pack Wajib Dengar

  1. “Last Nite”: Lagu kebangsaan sejuta umat penikmat indie rock.
  2. “Reptilia”: Duet melodi gitar paling ikonik yang dijamin bikin angguk kepala.
  3. “Angles”: Lagu santai dengan ritem paling catchy dan video klip penuh memori dari fase kedua karir mereka.
  4. “The Adults Are Talking”: Hits modern terbaru dari era Grammy yang super adiktif.

Nah, buat kamu yang lagi nungguin kelanjutan album peraih Grammy mereka, ada kabar terbaru nih. Perilisan album studio ketujuh mereka yang bertajuk “Reality Awaits” baru saja resmi diundur ke tanggal 24 Juli mendatang. S


Lebih banyak lagu The Strokes, cek playlist berikut: