FOTISMINI: Ladyhawke

Phillipa Margaret “Pip” Brown, lebih dikenal dengan nama panggung Ladyhawke, adalah penyanyi-penulis lagu dan multi-instrumentalis Selandia Baru. Dia mengambil nama panggungnya dari film tahun 1985, Ladyhawke.

Brown lahir pada 13 Juli 1979 di Masterton, sebuah kota di wilayah Wairarapa, Selandia Baru. Brown berasal dari keluarga musik, ibunya seorang penyanyi juga gitaris dan ayah tirinya, seorang drummer jazz. Selama masa kecilnya, berbagai penyakit dan alergi membuatnya keluar masuk rumah sakit. Pada usia 10 tahun, Brown terjangkit erysipeloid, penyakit yang umum pada burung camar dan hiu tetapi belum pernah terlihat pada manusia di Selandia Baru selama 20 tahun. Alerginya terhadap antibiotik dan antihistamin sangat menyulitkan upaya pengobatan dan hampir membuatnya koma, dan Brown hampir meninggal. Brown juga telah didiagnosis dengan sindrom Asperger.  Brown percaya bahwa sebagian besar masa kecilnya dia habiskan dengan musik, baik itu mendengarkan radio atau album Beatles dan Pretenders milik ibunya, disebabkan oleh sindrom ini.

Saat kuliah di Chanel College, Brown bermain di beberapa band grunge. Setelah SMA, Brown pun pindah dari Masterton ke Wellington.
Pada tahun 2001 di Wellington, Brown membentuk band Two Lane Blacktop dengan beberapa teman. Brown menjadi gitaris utama. Brown menggambarkan Two Lane Blacktop “seperti Iggy and The Stooges bertemu The Clash”. Bagi Brown, pengalamannya bermain dengan Two Lane Blacktop di klub terkenal Kota New York, CBGB, sebagai momen yang menentukan dalam hidupnya.

Pada tahun 2003, Two Lane Blacktop dibubarkan ketika vokalis utama mereka, Matt Harrop, dan drummer, Phil Smiley, keluar dari band dua hari sebelum jadwal tur Australia dengan band Amerika, Modey Lemon. Padahal setelah itu mereka akan bermain di South by Southwest di Austin, Texas. Brown lalu membuat keputusan impulsif untuk tetap terbang ke Australia, dan dia pindah ke Melbourne.

Ladyhawke adalah album studio debut oleh penyanyi dan penulis lagu Selandia Baru, Ladyhawke, dirilis pada 19 September 2008 oleh Modular Recordings. Diproduksi oleh Pascal Gabriel, Greg Kurstin, Kid Gloves, Jim Eliot dari Kish Mauve, Paul Harris dan Michael Di Francesco dari Van She, album ini menggabungkan nuansa new wave dan synth-pop yang dipengaruhi tahun 1980-an, serta rock indie.

Album studio kedua Ladyhawke berjudul Anxiety, dirilis pada 25 Mei 2012 oleh Modular Recordings. Album Anxiety ini direkam pada awal 2011 dengan kolaborator lama Pascal Gabriel, yang ikut menulis semua lagu di album. “Black White & Blue” dirilis sebagai singel utama album pada 24 Januari 2012, diikuti oleh “Sunday Drive” pada 9 April 2012 dan “Blue Eyes” pada 16 Juli 2012.

Wild Things, album studio ketiga dari Ladyhawke. Album ini dirilis pada 3 Juni 2016 oleh Mid Century Records di Eropa dan Oseania kemudian oleh Polyvinyl di Amerika Serikat. Album Wild Things ini adalah rilisan pertama Brown sejak terakhir album Anxiety di tahun 2012 dan diproduseri oleh Tommy English dan Scott Hoffman.

Time Flies, album studio keempat dari Ladyhawke, dirilis pada 19 November 2021 melalui label Mid Century Records. Time Flies juga mendapat kontribusi dan kolaborasi dari penulis lagu dan produser Los Angeles seperti Tommy English, Josh Fountain yang berbasis di Auckland dan Chris Stracey dari Sydney. 

My Love adalah salah satu single di album terbaru Ladyhawke, Time Flies. Single ini dirilis pada 16 November 2021 dan diproduseri oleh Josh Fountain. Dalam rilisan pers, My Love dijelaskan oleh Brown sebagai “perasaan diterima begitu saja, tidak didengarkan, diabaikan, dan bagaimana cinta semacam itu dapat memicu api di dalam diri.” Lirik dari My Love menyajikan kisah abadi tentang rasa sakit yang datang dengan penolakan. 

Recent Posts