FOTISMINI 27/06/2020

Dream Wife, band yang dibentuk di Brighton, Inggris, pada 2016. Beranggotakan Rakel Mijöll (vokal), Alice Go (gitar), dan Bella Podpadec (bass). Dream Wife menjadi salah satu band yang paling banyak dibahas, diberitakan di blog dan publikasi musik sepanjang 2018. Penampilan perdana mereka di Festival Musik Lollapalooza pada 2018 disebut sebagai “The 13 Best Things We Saw” oleh publikasi Rolling Stone pada 2018. Mereka telah merilis 2 EP, EP01 (2016) EP Fire (2018) dan 1 album, Dream Wife (2018).

Awalnya Dream Wife dibentuk sebagai bagian tugas kuliah di Brighton University, dimana mereka menjadi “fake girl band” dan tampil di galeri seni. Nama Dream Wife terinspirasi dari film komedi romantis dengan judul sama di 1953. Lirik lagu membahas isu feminisme, gender, dan body image (mau ngartikan citra tubuh, kok ingetnye lotion citra).

Di awal kemunculan, Dream Wife kerap dibandingkan dengan Bikini Kill, yang diakui mereka baru mendengar Bikini Kill setelah ada yang menyebut mereka mirip. Dream Wife menjadikan Le Tigre, Be Your Own Pet, Sleigh Bells, The Kills, sampai The Cribs diantaranya sebagai referensi bermusik. Setiap manggung mereka punya aturan, girls to the front, ajakan kepada penonton wanita untuk maju mendekati panggung, menari sampai melakukan moshing.

Album kedua, berjudul So When You Gonna… rilis pada 7 Juli 2020. Selain album, mereka juga meluncurkan podcast dengan judul yang sama. Dream Wife ingin melalui podcast, mendorong pendengar untuk berani memulai sesuatu yang baru, seperti di bidang seni atau industri kreatif. Setiap episodenya, setiap personil akan menghadirkan pembicaraan mendalam bersama kolaborator di bidang seni dan industri kreatif.

Single Hasta La Vista menjadi lagu pertama yang ditulis band setelah menuntaskan tur. Sepulang dari 200 pertunjukan selama 18 bulan, mereka sadar bahwa ada banyak hal yang berbeda. Lagu ini tentang penerimaan, berani dengan perubahan dan mensyukuri apa yang didapat sebelumnya dan saat ini.

Recent Posts