AMPLITUDO Musim 5 Ep. 4 – Bincang Musisi Lokal: Antibiotics

Oleh: MinBae @noisybae

Kali ini di AMPLITUDO kami ngobrol bareng band dengan nama yang… kayak obat? Yap, bener banget. Mereka adalah ANTIBIOTICS, band Thrash Punk Hardcore yang punya filosofi unik: Kalo minum antibiotics harus habis, begitu juga musik mereka harus didengerin sampe tuntas!

Nama ini pertama kali dicetusin oleh Heru, yang waktu itu ke-trigger sama tren nama-nama band kayak Antiseptic. Lalu Didi & Adit (yang baru balik dari Jogja), ngajak Wawan, dan kemudian Sam Carlost (yang tadinya rapper!) diajak buat isi posisi vokal. Heru akhirnya bergabung dan jadi line-up yang solid sampe sekarang Adit (Bass), Didi (Rhytm Guitar), Heru (Lead guitar), Wawan (Drum), dan Sam (Vokal) tanpa pernah ganti personel! Yang unik, semua personil justru belum pernah mainin genre Thrash Punk Hardcore sebelumnya, tapi malah komit dan gila-gilaan di genre ini.

Tahun 2024 lalu mereka ngerilis EP berjudul “Revolusi Pembangkang” berisi 5 track penuh energi, tapi sayangnya EP ini menghilang misterius dari digital platform. Tenang aja, dari obrolan kemarin mereka lagi ngurus sama aggregator supaya lagunya bisa kalian denger lagi di DSP.

Beberapa cerita seru dari Antibiotics ini lumayan banyak. Mulai dari pernah dilempari batu pas take vocal (kok bisaaaa??), dan ternyata lagu “Dusta” terinspirasi dari status WhatsApp Wawan.

Ternyata semangat mereka bukan cuma ngelawan sistem, tapi juga gangguan tetangga.

Pokoknya Antibiotics ini bukan cuma band, tapi obat keras buat yang doyan musik kenceng, cepat, dan tanpa basa-basi.

Simak selengkapnya di sini!

Simak AMPLITUDO setiap Senin, pukul 7-9 malam! Live di:

  • streaming: volarefm.com
  • Instagram & TikTok @radiovolare