FOTISMINI: Inis

Setelah konsisten bergerak di jalur independen, solois singer-songwriter INIS akhirnya resmi menetaskan album penuh debutnya yang bertajuk Nocturne to Sunrise pada 8 Mei 2026 kemarin! Hadir lebih tajam, album ini menjadi ruang paling mentah (raw) sekaligus personal yang pernah ia buka untuk para pendengarnya.

Memulai langkah besarnya dari Makassar, nama Iin Nur Indah Sahib (INIS) sempat menghiasi layar kaca lewat ajang X Factor Indonesia musim pertama. Namun, panggilan jiwanya untuk melahirkan karya yang jujur membuatnya mantap memilih jalur independen. Selama 7 tahun terakhir, ia konsisten menyuarakan isu personal, sosial, hingga refleksi kesehatan mental lewat untaian nada pop alternatif yang magis.

Bukan sekadar deretan lagu biasa, Nocturne to Sunrise dikemas unik dengan konsep audio book yang menyuguhkan genre berbeda di setiap track-nya. Jika didengarkan secara berurutan (run through), album eksperimental ini akan membawa pendengar merasakan pengalaman hearing experience yang imajinatif, menggambarkan fenomena Lucid Dreaming (mimpi yang disadari) milik INIS dengan sangat sempurna.

Untuk melahirkan semesta musikal yang kaya, dinamis, dan berlatar belakang berbeda, INIS tidak sendirian. Ia menggandeng 4 produser lintas warna sekaligus untuk menggarap album debut ini: Nara Satriangga, Jondry Rusadi, Oby Hamdi, dan Pamungkas

Sebagai gerbang pembuka menuju album ini, INIS lebih dulu melepas single bertajuk “Dancing Thru The Fire”. Di track ini, INIS membagikan narasi emosional yang intim tentang proses menemukan kekuatan besar yang tersembunyi di dalam diri sendiri untuk menghadapi kerasnya kehidupan.

Menyusul single pertama, lagu “Somebody to Love” dirilis pada 27 Maret 2026 di bawah arahan produser Pamungkas. Terinspirasi dari kisah Adam & Hawa, lagu ini membawa pesan bahwa setelah selesai belajar mencintai diri sendiri seutuhnya, manusia tetap membutuhkan seorang partner untuk bertumbuh dan menghadapi dunia bersama.

Secara keseluruhan, Nocturne to Sunrise adalah sebuah circle of life tentang pencarian makna cinta. INIS mengingatkan kita bahwa muara cinta terbesar sebenarnya ada pada diri sendiri—hal penting yang sering kali terlupa. Dengan susunan hook dan buildup emosional yang kuat, lagu-lagu di album ini dirancang menjadi teman yang adiktif, terutama saat kamu sedang dalam fase memulihkan diri. 🩹🩹

Rekomendasi Track Wajib Dengar

  1. “Dancing Thru The Fire”: Energi pemantik untuk menemukan kekuatan internal diri.
  2. “Somebody to Love”: Nomor intim garapan Pamungkas tentang indahnya saling menemukan untuk menjalani hidup.
  3. “Nocturne to Sunrise”: Intisari petualangan mimpi sinematik yang menjadi benang merah utama album.

Lebih banyak lagu Inis, cek playlist berikut: