FOTISMINI: Gorillaz

Gorillaz adalah band virtual ciptaan Damon Albarn & Jamie Hewlett. Dengan avatar 2D, Murdoc, Noodle, dan Russel, mereka memadukan alternatif, hip-hop, elektronik, dan pop untuk menciptakan dunia musik yang unik dan imajinatif.

Didirikan tahun 1998, Gorillaz debut lewat Gorillaz (2001) yang langsung meledak. Demon Days (2005) mengukuhkan mereka sebagai proyek musik inovatif dengan konsep visual dan lore yang kuat.

Gorillaz punya timeline cerita, drama antar anggota, dan lore yang berkembang tiap era. Tiap album = bab baru. Ini bukan cuma band, tapi semesta animasi yang bercerita lewat musik.

2D: Si Suara Lembut yang Sering Apes
Vokalis utama dengan mata hitam akibat dua kecelakaan gara-gara Murdoc. Polos, dreamy, dan takut paus. Suara 2D adalah DNA paling khas dari Gorillaz.

Murdoc: Raja Kekacauan & Ego Besi
Bassist sekaligus “pendiri” band (versi lore). Pernah jual jiwa ke iblis, sering kabur dari hukum, dan jadi pusat kekacauan di banyak era. Chaos adalah napasnya.

Noodle: Senjata Rahasia Paling Cool
Masuk band lewat peti dari Jepang saat masih kecil. Jenius gitar, masa lalu misterius sebagai bagian program eksperimen. Jadi figur penting di era Plastic Beach.

Russel: Penjaga Irama & Penjaga Akal Sehat
Drummer yang membawa roh sahabat-sahabatnya, termasuk Del Tha Funkee Homosapien. Paling kalem dan paling “normal” di semesta Gorillaz.

Album-Album Wajib Kenal

  • Gorillaz (2001)
  • Demon Days (2005)
  • Plastic Beach (2010)
  • The Fall (2010)
  • Humanz (2017)
  • The Now Now (2018)
  • Song Machine, Season One: Strange Timez (2020)
  • Cracker Island (2023)

Kenapa Kamu Harus Dengerin?
Karena mereka selalu bereksperimen. Visual kuat, konsep gila, dan kolaborator lintas genre seperti De La Soul, Lou Reed, Kali Uchis, dan Bad Bunny. Setiap rilisan terasa seperti petualangan baru.

Lagu-Lagu Yang Wajib Masuk Playlist

“DARE”

“Feel Good Inc.”

“On Melancholy Hill”

“Clint Eastwood”

“Rhinestone Eyes”

“Empire Ants (feat. Little Dragon)”