Oleh: MinBae @noisybae
Kali ini di AMPLITUDO, MinBae kedatangan band yang bangun dari tidur panjang. Ada yang bisa nebak?
Yup, band yang MinBae dapat dari salah satu followers ini adalah OUTLANDER.
Cikal bakal OUTLANDER dimulai jauh ke belakang, tepatnya tahun 2009 di SMP Negeri 6 Pontianak. Empat anak muda yaitu Abu, Bayu, Angger, dan Bowo yang punya ambisi yang sama: pengen ngeband. Dan genre yang mereka pilih juga nggak kaleng-kaleng: slamming death metal dengan dua vokal.
Formasi awal mereka terbentuk dengan bantuan seorang kawan, Firman. Selama kurang lebih dua tahun malang melintang di skena, OUTLANDER akhirnya nekat melakukan sesuatu yang gokil untuk ukuran anak SMP: tur ke Yogyakarta pada 2011, plus beberapa kota di sekitarnya.
Kalau ditanya koneksi dari mana? Jawabannya simpel: Facebook era di mana skena dibangun lewat inbox dan wall post.
FYI, tur ini full mandiri, dan mereka berangkat pakai kapal.
Empat anak SMP, tur mandiri lintas kota. GOKS.
Setelah puas menjelajah Yogyakarta dan sekitarnya, Bayu sang vokalis memutuskan menetap di Jogja untuk melanjutkan studi. Perlahan, aktivitas band mereda, hingga akhirnya OUTLANDER resmi vakum di tahun 2015.
Fast forward ke 2025, OUTLANDER balik. Dan bukan sekadar comeback biasa, “anak hilang”-nya pulang. Bayu kembali ke OUTLANDER setelah menyelesaikan studinya. Bukan cuma itu, mereka juga kedatangan Eko Budi di posisi bass.
Formasi baru pun terbentuk:
Bayu — Vokal
Bowo — Gitar
Eko — Bass
Rufinus — Drum
Materi berjudul “All Fresh Root” menjadi penanda kembalinya mereka setelah vakum hampir 10 tahun. Tajuk ini dipilih Bayu sebagai plesetan, dan menurut mereka… metal banget.
Sementara intro noise di lagu “Doom Shelter” jadi semacam alarm keras: OUTLANDER HAS RETURNED.
Satu momen yang paling nempel di kepala MinBae adalah ketika mereka ditanya:
“Setelah comeback, mau ngeband sampai kapan?”
Jawaban mereka serempak:
“NGEBAND SAMPAI BOSAN.”
Simak AMPLITUDO live setiap Senin, pukul 7-9 malam!
- streaming: volarefm.com
- Instagram & TikTok @radiovolare