YAda yang bilang: “Dulu ditampar guru itu biasa.” Padahal banyak dari kita yang hidup di era 80–90an…
dan hukumannya lebih sering: lari muter lapangan, cuci kaca satu sekolah, atau bikin surat pernyataan dengan tinta yang hampir habis.
Tamparan? Nggak ada di daftar “penegakan disiplin standar”. Dan undang-undang sekarang makin jelas: kekerasan bukan pilihan.
Menurutmu, masih pantaskah kekerasan dijadikan metode mendidik?