Dari Taipei ke panggung dunia, Sunset Rollercoaster menghadirkan city pop yang dreamy dan penuh nostalgia. Musik mereka seperti perjalanan cinta dalam lampu neon—hangat, manis, dan sedikit sendu.
Terbentuk tahun 2009, Sunset Rollercoaster awalnya muncul dari semangat indie scene Taipei. Setelah merilis EP Bossa Nova (2011) dan sempat hiatus, mereka kembali lewat Jinji Kikko (2016) dan langsung mendapat perhatian internasional.
Sejak itu, mereka sudah tampil di panggung besar di AS, Jepang, Korea Selatan, Eropa, hingga India lewat Jazz Weekender 2024.
Sunset Rollercoaster bukan sekadar band city pop retro. Mereka membawa genre itu ke arah baru—penuh synth lembut, bass yang groovy, dan vokal falsetto khas Kuo Kuo.
Musik mereka seolah menggabungkan nostalgia era ’80-an dengan vibe modern yang menenangkan.
Album Cassa Nova (2018) dan Soft Storm (2020) memperkuat karakter mereka: penuh cinta, hujan, dan kehangatan urban.
Setiap rilisan seperti kisah kecil tentang perasaan manusia—dalam bentuk melodi yang lembut dan warna suara yang sinematik.
Kalau kamu suka musik yang bisa jadi teman jalan malam, ngopi sore, atau introspeksi diam-diam, Sunset Rollercoaster wajib masuk playlist.
Band ini bukan cuma nostalgia, tapi juga pengingat bahwa perasaan bisa punya suara yang indah.
1. My Jinji
2. Slow
3. Vanilla
4. Greedy
5. Coffee’s on Me
6. Subtropical Love
Untuk tahu lebih banyak lagu-lagu Sunset Rollercoaster, cek playlist berikut: