Oleh: JAKA PRAKASA
GIG REVIEW
If you want it done right, you have to do it yourself / kalo nak bikin sesuatu, usah nunggu orang laen. Bikin jak sorang
Kredo yang kerap menjadi slogan tapi butuh kenekatan kolektif untuk berani menjalaninya. Pekan lalu, bertambah dua lagi kumpulan muda mudi yang disatukan minda untuk melakukan sesuatu.
Sub Metro dan Nextdoor Soundroom.
Menggagas platform modular dengan setiap bagian bisa berdiri sendiri serta bisa pula disambungkan untuk kemudian membentuk sesuatu yang lebih besar. Kolektif, seniman dan pelaku kreatif bisa memilih modul sesuai kebutuhan: ruang pamer, sistem distribusi karya, program kolaborasi hingga dukungan produksi. Tujuannya bukan membangun satu sistem kaku, tapi ekosistem yang bisa tumbuh dan berubah mengikuti ritme kota dan orang-orang di dalamnya.
Tak lupa tabik teruntuk @karc.id yang telah menyediakan ruang untuk showcase ini.
__________
Showcase ini dikurasi sesuai selera saya 😘
Pertama tampil, @vievvmusic. Semakin rapat. Semakin intens. Masuk akal banyak yang menyematkan gelar “Duta Indie Pop Kalbar” pada band ini. They always deliver the goods. Selalu suka outro panjang di akhir, klimaks yang menyenangkan. Semoga antusiasme kami dapat menjaga asa berkarya Vievv yang masih berkutat dengan problema di gerai musik digital. Ayo! Semua harus mendengar lagu baru kalian.
Menyusul @appl3w4ltz dengan panggung perdana mereka. Proyek hura-hura ini melampaui segala ekspektasi. Padu sekali. Serius.
Dan acara puncak, @lulla_vile memainkan “llierauoy” secara utuh. Cukup niat tampil dengan estetik visual yang sama. Setidaknya Enggar tidak terlihat seperti mau COD biawak. Sempat khawatir dengan stamina mereka, namun jam terbang tidak berbohong. 14 lagu mereka mainkan, mulus.
Mungkin sudah waktunya saya menyelesaikan review album mereka. It’s been long overdue 😅
____________
Selamat sekali lagi untuk semua pihak yang terlibat di showcase ini. You’ve set a new standard for DIY show. Visually stunning and sonically soothing.
Panjang umur ekosistem kreatif Pontianak.