BIOSKOP – Teman Tapi Menikah

Film ini menceritakan tentang kehidupan pertemanan yang mungkin sering dialami juga. Tumbuh rasa cinta karena kebersamaan. Cerita film Teman Tapi Menikah sejatinya berasal dari kisah nyata yang dialami pesinetron Ayudia Bing Slamet bersama suaminya, Ditto ‘Percussion’ yang dituturkan dalam bentuk novel rilisan 2016. Mengangkat kisah yang sama, Vanesha Prescilla dan Adipati Dolkien menampilkan versi keduanya sendiri dalam film bertajuk serupa.

Sebelum muncul dalam bentuk novel yang menjadi dasar cerita versi film, kisah cinta Ayudia dan Ditto sempat viral pada 2015. Pasalnya, Ditto yang telah bersahabat dengan Ayu sejak SMP itu ternyata memendam cinta kepada Ayu selama 12 tahun. Dibuka dengan suasana kafe yang dibangun apik, kisah ini diceritakan lewat sudut pandang Ditto yang diperankan Adipati Dolken.

Dia bercerita soal awal mula dirinya jatuh hati pada sahabatnya sendiri, Ayu (Vanessa Prescilla). Menurut pengakuan Ditto, ia telah mengidolakan Ayu sejak duduk di bangku SD saat melihat akting cucu legendaris Bing Slamet itu lewat layar kaca. Penulis skenario Johanna Wattimena dan Upi juga mendukung kerja Rako membuat film ini terasa lebih ‘alami’ dengan dialog yang dibuat sesederhana mungkin.

Soal aksi para pemainnya, Adipati boleh dinilai cukup matang saat mendalami karakter Ditto. Di sisi lain, nilai tambah layak diberikan untuk Vanesha. Vanesha yang penampilannya dalam film ini adalah kali kedua setelah Dilan 1990 terlihat mampu cukup lepas dari bayang-bayang Milea dan menunjukkan adanya perkembangan positif. Namun film ini juga masih memiliki sejumlah kekurangan. Ketidaktelitian Rako dalam meramu komposisi orang yang bakal disorot kamera bisa jadi cacat sederhana yang paling terlihat, seperti pada bagian adegan ‘prom night’.

Uniknya film ‘Teman Tapi Menikah’ adalah penonton sudah diberi tahu ending-nya akan seperti apa, ada sosok aslinya di dunia nyata, tapi tetap gemas dengan kisah manis ini. Karena konflik utamanya memang terasa nyata, banyak pertemanan yang berujung di pelaminan. Bahkan mungkin sepasang teman yang dulunya musuhan, lama gak bertemu, tiba-tiba setelah usia suduh cukup matang dipertemukan kembali. Meski kenangan gak selalu manis, tapi nostalgia selalu terasa puitis.

‘Teman Tapi Menikah’ gak cuma fun, lucu, dan menggemaskan. Banyak pesan moral yang tersaji dari film ini. Tentang bagaimana anak muda mewujudkan ambisinya, cara memotivasi diri sendiri, dan tentu saja soal keberanian menyatakan cinta. Ingat ini: jangan pernah main-main dengan perasaan yang serius. Mungkin cuma teman main, tapi perasaan boleh serius.